Harga Kubah Masjid Galvalum

Masjid Agung Baiturrahmah adalah salah satu bangunan masjid agung terbesar yang berada di kabupaten Sukoharjo di provinsi Jawa Tengah. Masjid agung ini juga mempunyai sebuah Kubah Masjid Galvalum yang sangat megah dan besar.

Pembangunan masjid ini secara keseluruhan menghabiskan dana sebesar 32,4 milyar rupiah yang mana semua dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah. Dari total anggaran yang mencapai Rp32,4 miliar, antara lain untuk perencanaan dan juga mereview ulang bangunan masjid dengan total biaya mencapai Rp89 juta, proyek fisik menelan biaya hingga Rp31,551 miliar dan untuk pengawasan dianggarkan Rp449,132 juta. Pembangunannya selesai pada akhir bulan Desember 2017 yang lalu.

Harga Kubah Masjid Galvalum

Masjid tersebut dibangun dan emmpunyai dua lantai yang mana masing-masing lantai memiliki daya tampung hingga 4600 jamaah. Pada Lantai 1 sering sekali digunakan untuk jamaah laki laki,yang mana  mampu menampung sebanyak 1.750 jemaah sekaligus. Untuk Lantai 2 terdiri dari Kantor MUI, ruang rapat, perpustakaan, dan sekretariat remaja masjid. Lantai 3 untuk jamaah wanita yang menampung 950 jamaah.

Masjid Agung Baiturrahman ini juga menyediakan beberapa ruang yang berfungsi untuk marbot dan juga takmir masjid, ruang imam masjid dan disediakan juga lima buah kamar penginapan bagi para musafir.

Masjid ini juga dilengkapi dengan lift yang mana lift ini berfungsi untuk memudahkan akses penyandang disabilitas. Lahan tempat masjid Agung Baiturrahmah ini berbentuk travesium yang mana semuanya ini terbentuk dari simpangan ke jalan Kutilang yang berada di sebelah selatan masjid.

Masjid Agung Baiturrahmah di Kota Sukoharjo ini dibuka untuk umum pada hari Jumat 4 April tahun  2018. Yang mana kala itu,pembukaan Masjid ini ditandai dengan acara syukuran dan juga peresmian yang dilakukan secara bersama-sama dengan kehadiran Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Dalam upacara peresmian tersebut Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengaku sangat bersyukur dan juga berterima kasih kepada warga masyarakat Kota Sukoharjo yang banyak mendukung tentang pembangunan masjid megah ini,yang mana menjadi sebuah ikon baru di Sukoharjo dan secara pribadi menjadi sebuah kebanggaan bagi warga Kota Sukoharjo akhirnya selesai tepat waktu.

Proyek pembangunan Masjid Agung Baiturrahmah ini setidaknya dikerjakan oleh PT Sinar Cerah Sempurna Semarang. Yang mana masjid ini dibangun di lahan yang mempunyai luas mencapai 7.713 meter persegi dengan luas bangunan utama berjumlah 2.805 meter persegi. Untuk bangunan masjid mempunyai area dengan  luas 2.565 meter persegi, gedung untuk TK mempunyai luas 195 meter persegi dan rumah imam 45 meter persegi. Masjid ini juga memiliki halaman dan taman yang luas dan sejuk sehingga bisa digunakan sebagai lokasi bersantai sejenak.

Masjid ini sejatinya telah dibangun dengan rancangan yang cukup menawan dan cukup instagramable sejati  bagi para pengguna instagram karena memang masjid ini memperlihatkan pesona kecantikan yang luar biasa,apalagi jika anda berkunjung pada waktu malam hari. Megahnya bangunan masjid ini juga akan menjadikannya sebagai salah satu objek wisata paling favorit bagi warga kota di Sukoharjo. Keberadaan masjid ini menjadi ikon baru Kabupaten Sukoharjo.

Harga Kubah Masjid Galvalum

Arsitektur Timur Tengah

Masjid Baiturohmah dibangun dengan setuhan arsitektur Timur Tengah. Dua kubah bercat hijau kombinasi kuning telah terpasang di atap masjid, satu kubah di atap utama masjid sedangankan satu kubah lainny dipasang di atap beranda. Bangunan utama masjid dilengkapi dengan kubah utama ditapnya bewarna hijau dengan kombinasi warna kuning.Kubah yang ukurannya lebih kecil dengan warna yang sama dipasang di atas beranda masjid.

Dua menara besar tinggi menjulang mengapit bagian depan masjid ini disisi kiri dan kanan. Sementara empat kubah lainnya yang lebih ramping ditempatkan di empat penjuru atap masjid mengapit kubah utama di bagian atap. Enam menara ini menyimbolkan rukun Islam.

Pembangunan masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo ini menggantikan bangunan masjid agung yang lama di lokasi yang sama. Pada awal proyek pembangunan masjid, bangunan masjid agung yang lama dirobohkan dan dibongkar secara total untuk kemudian dibangun kembali dalam bentuk yang lebih megah seperti yang kita lihat saat ini. Bangunan sebelumnya mengacu pada konsep jaman dahulu yang mana  justru merupakan sebuah bangunan dengan nuansa berlanggam nusantara dengan bagian atas dengan atap joglo.

Satu hal yang mana membuat kesan masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo ini begitu menarik perhatian dibandingkan dengan beberapa masjid terkenal lainnya,yakni keberadaan potongan kiswah alias penutup Ka’bah yang konon secara langsung didatangkan dari Masjidil Haram di Arab Saudi.

Potongan kain Kiswah itu sekarang ini diletakkan pada bagian lemari kaca tebal dan berada di sebelah dinding yang terletak di depan mihrab imam yang mana tak hanya dilindungi sebuah lemari dengan jaca tebal saja,namun juga di beri cctv agar aman sentosal dan tertutup rapat. tak hanya potongan kiswah saja,namun juga ada tempat yang berhiaskan dengan getah kurma yang asli dari arab saudi sana dan terdapat pula potongan-potongan kiswah yang mempunyai ukuran jauh lebih kecil di sekeliling masjid.

Masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo selalu mengutamakan keindahan dan kebersihan. Berbagai macam ayat suci yang tercantum dalam Al Quran setidaknya beberapa menghiasi di sebagian searmbi utama pada masjid tersebut,misalnya saja ayat tentang berbuat baik dan tentang keagungan Allah SWT. Mereka juga menempatkan 36 pekerja kebersihan untuk menjamin kebersihan masjid.

Tidak dapat disangkal, siapapun yang telah menginjakkan kaki ke masjid ikut dimanjakan dengan empuknya sebuah karpet halus dan nyaman seperti ada di Roudhoh Madinah atau rumah Rasulullah Saw.

Situasi dingin serta khusyuk juga sangat terasa waktu menjalankan ritual ibadah shalat berjamaah. Fasilitas-fasilitas yang ada di masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo ini juga mempunyai desain unik dan tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri khusus nya bagi masyarakat Kota Klaten

Di dalam masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo ini juga menyiapkan sebuah kursi roda serta tempat duduk buat jamaah yang tidak dapat melakukan shalat dengan berdiri. Lalu disediakan pula Al-qur’an dengan huruf braile yang digunakan untuk para penyandang tunanetra.

Tidak hanya terletak pada sebuah arsitektur pada bangunan masjid saja yang disamakan. Namun,juga pada hal  penempatan serta pemilihan tata letak yang mana sebagai tempat untuk wudhu yang mana para pemborong bangunan ini juga ikut dibuat dengan nuansa yang bertema kan pada masjid masjidil Haram serta Masjid Madinah.

Di Masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo, para jamaah ini juga bisa mencium wewangian yang mana wangi ini sangat khas yang kerap sekali digunakan para jamaah haji yang sedang ke tanah suci.

Para imam masjid tersebut juga sebagian besar merupakan para hafiz Al-Qur’an yang  mempunyai suara yang begitu sangat merdu yang mana secara konvensional langsung didatangkan dari negeri asalnya yakni Timur Tengah, seperti Palestina, Mesir dan Mekah. Duh, jadi pengin banget ke Baitullah pastinya!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>