Harga Bibit Pohon Tabebuya,Kualitas Unggul

Deretan bangunan dengan warisan arsitektur khas Hindia Belanda di bagian Jalan Braga kini semakin ditingkatkan oleh mekarnya pohon Tabebuya. Bunga berbentuk terompet kuning ini telah menambah keindahan Jalan Braga selama dua minggu terakhir.

Mekarnya bunga Tabebuya membuatnya terasa seperti negeri matahari terbit, Jepang di sepanjang Jalan Braga. Tidak mengherankan, banyak yang datang ke Jalan Braga dengan sengaja hanya untuk mengambil foto dengan latar belakang keindahan pohon Tabebuya.

Harga Bibit Pohon Tabebuya,Kualitas Unggul

Salah satunya adalah Neng Azizah (22), yang tinggal di Bandung dan tidak mau kehilangan momen ketika bunga Tabebuya mekar. Azizah sendiri mengetahui tentang mekarnya bunga Tabebuya di Braga dengan mengunggah warga yang sibuk ke timeline media sosial.

Kemarin, banyak yang mengunggah foto ke Instagram karena penasaran datang ke sini. Ternyata benar-benar bagus dan secara estetika digunakan sebagai foto latar belakang, kata Azizah. Bibit Tabebuya,Siap Tanam

Tabebuya adalah sejenis pohon besar, bunga-bunga yang mekar setahun sekali sebelum dimulainya musim hujan. Jenis yang menghiasi Jalan Braga adalah tabebuya kuning (Handroanthus chrysotrichus). Banyak yang mengira bahwa bunga Tabebuya berasal dari Jepang karena memiliki bentuk yang mirip dengan Sakura.

Hal yang sama terjadi di kota Surabaya di Jawa Timur

Bunga Tabebuya saat ini mekar untuk menghiasi jalan protokol di Surabaya. Pemerintah kota Surabaya menanam pohon tabebuya di tepi jalan 10 tahun yang lalu. Sejauh ini telah ada sekitar 7.000 pohon Tabebuya di sepanjang jalan-jalan kayu.

Pohon tabebuya ini memiliki nama LatinTabebuya Chrysotricha. Pohon Tabebuya adalah tanaman asli hutan hujan Amazon, wilayah tropis Meksiko dan benua Amerika Tengah dan Selatan. Pohon ini disebut jenis Amarella di Brasil, Tajibo di Bolivia dan Guayacan di Kolombia dan Ekuador.

Pohon Tabebuya menjadi pohon pelindung yang membuat udara lebih bersih dan juga bisa menjadi pupuk dan tanaman hias. Daun yang tidak mudah rontok, ramah lingkungan dan terlihat cantik karena kental saat berbunga juga merupakan keunggulan pohon ini.

Selain pohon Tabebuya, pemerintah kota Surabaya juga menanam pohon Jakaranda. Pohon ini berbeda dengan Tabebuya. Daun pohon Jakaranda lebih lebar dan lebih teduh dan memiliki warna ungu.

Pohon Jacaranda adalah tanaman subtropis di Amerika Selatan. Pohon ini biasanya mekar setiap Agustus-Desember. Tanaman ini bisa tumbuh hingga ketinggian 5-15 meter. Kulit tipis dan abu-abu kecoklatan halus ketika pohon muda, meskipun pada akhirnya akan menjadi bersisik. Cabang-cabangnya ramping dan sedikit berbentuk zig-zag. Panjang bunga sekitar 5 cm. Pohon ini juga cocok untuk daerah tropis dan dikatakan mengurangi polusi.

Surabaya makin berwarna berkat bunga Tabebuya

Sebelumnya, panorama Surabaya tampak begitu indah sepanjang November. Suasana kota semakin indah saat bunga tabebuya mekar di sepanjang jalan-jalan kayu. Ada tiga warna bunga tabebuya yang ditanam di pinggir jalan, yaitu putih, kuning dan merah muda.

Hendri Setianto, kepala Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kantor Ruang Terbuka dan Bersih (DKRTH) Kota Surabaya, mengatakan bunga tabebuya telah mekar secara normal sejak Oktober. Namun, pada 2019, Bunga Tabebuya tidak muncul hingga November.

Tahun ini agak mundur karena cuaca buruk. Kemarin semua orang mekar pada bulan Oktober, kata Hendri pada hari Senin, 18 November 2019.

Hendri mengungkapkan bahwa pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) telah menanam pohon tabebuya di pinggir jalan selama 10 tahun. Jumlahnya meningkat setiap tahun, dan sejauh ini setidaknya ada 7.000 tanaman Tabebuya di sepanjang jalan-jalan kayu.

Dia mengatakan alasan pemerintah kota Surabaya memilih tanaman tabebuya ditanam di sisi jalan karena bunga-bunga yang menarik dari segi kualitas dan pohon-pohon tumbuh dengan cepat. Di sisi lain, tanaman ini masih tumbuh baik di iklim apa pun.

Tidak ada masalah dengan pemeliharaan. Kami memberikan pupuk setiap empat bulan, katanya.

Untuk pekerjaan pemeliharaan, Hendri mengaku hanya memberi air dan secara teratur memberikan pupuk. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yang dihasilkan saat pengomposan.

Karena kegiatan penebangan pohon, kami menggunakannya untuk kompos. Untuk tanaman di taman, kami telah mengurangi penggunaan pupuk kimia dan beralih ke organik, kata Hendri.

Dia mengatakan pemerintah menambahkan sekitar 500 pohon tabebuya ke kota Surabaya pada tahun 2020. Tanaman tabebuya dengan diameter 8 hingga 10 sentimeter dan tinggi 3 meter ditanam. Pohon yang ditanam rata-rata berumur 4 tahun dan lebih tua.

Begitu kita menanam, setahun sudah mekar, katanya.

Ratusan pabrik Tabebuya yang diperuntukkan bagi APBD 2020 akan fokus pada wilayah Surabaya Barat. Diantaranya Mayjend Sungkono, SDM Muhammad dan Wiyung.

Rata-rata, tanaman yang kami tanam di Tabebuya berwarna merah muda karena bunga-bunga warna lain menarik, kata Hendri.

Dapatkan perhatian publik

Keindahan pohon Tabebuya menarik perhatian banyak orang. Beberapa orang tidak hanya melewati panorama dengan menangkap bunga Tabebuya yang mekar. Di Jembatan Penyeberangan Rakyat di Wonokromo, dua orang terlihat mengambil foto dengan latar belakang pohon Tabebuya. Maria Dolorosa dari Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan senang bahwa bunga Tabebuya mekar.

Bunganya sangat indah dan indah, seperti bunga sakura. Saya suka pemandangannya. Di sini (Surabaya) berbeda dengan kota-kota lain, katanya.

Pendapat serupa juga dikirim ke Ligata, seorang wanita berusia 21 tahun dari Banyuwangi. Katanya jika bunga tabebuya tidak selalu terlihat. Bunga ini hanya bisa terlihat mekar penuh setahun sekali.

Karena ini hanya setahun sekali, saya ingin melihat minat dari dekat ketika ada kesempatan. Saya akan berbagi foto bunga yang nantinya akan saya bagikan di media sosial seperti Instagram, kata mahasiswa Unair Communications.

Tanaman ini adalah tanaman hias yang dikenal tidak hanya di daerah tropis, tetapi juga di daerah beriklim subtropis. Tanaman tabebuya juga tidak perlu banyak perawatan, tetapi memotong batang tanaman yang mati. Tanaman tabebuya ini tidak sering menyerang hama dan penyakit.

Karakteristik utama dari tanaman tabebuya ini adalah:

Kayu

Bercak abu-abu terang, keputihan yang relatif lembut, persegi panjang dan pengering dengan pengikatan bebas tanpa masalah dan sering digunakan dalam kondisi hijau atau basah untuk bubur ukir dan pekerjaan cangkang.

bunga

Bunga-bunga tanaman ini sebagian besar bermotif merah muda, merah dan kuning. Namun, ada juga warna ungu gelap dengan diameter rata-rata

Bunganya memegang hampir 4 sentimeter dan sedikit rata di bagian bawah, daunnya cukup lebar dengan panjang hampir 3 sentimeter.

Waktu yang tepat untuk mulai menanam tanaman Tabebuya di antara musim semi menyebabkan suhu antara 22 dan 24 derajat Celcius antara musim gugur dan musim gugur.

Di kota-kota besar, seperti Surabaya dan Malang, Tabebuya ditanam di kebun gang. Banyak juga orang yang menyebutnya sakura dari Indonesia karena Tabebuya (terutama merah muda) menyerupai bunga sakura.

Jika Anda tertarik dengan keindahannya, mari tanam dan rawat bungaTabebuya Anda sendiri di taman Anda. Terlepas dari pola bungaTabebuya mana yang ditanam, metode penanamannya sangat sederhana. Kali ini kami merangkumnya dari berbagai sumber dan literatur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *